Ninja Saga adalah ninja yang cukup terkenal, lebih-lebih setelah
munculnya serial Naruto. Nama ninja Saga malah dijadikan nama sebuah
game di Facebook. Itu sebuah isyarat bahwa ninja Saga cukup
diperhitungkan. Kali ini aku ingin mencoba menelusuri sebuah kampung
ninja di Saga. Namanya Hizen Yume Kaido.

Hizen Yume Kaido artinya jalan impian Hizen (Hizen adalah nama lama dari
Saga). Ini adalah sebuah kampung yang dikenal sebagai kampung ninja
Saga. Tempatnya terletak di daerah Ureshino, sekitar 30km dari kota Saga
atau 70km dari Nagasaki. Tempat ini bisa dicapai dengan kereta api
menuju stasiun Takeo-onsen, lalu dilanjutkan dengan naik bus sampai kota
Ureshino. Dari kota ureshino bisa naik taksi atau jalan kaki. Jangan
khawatir, banyak tanda petunjuk yang membantu untuk tidak tersesat.
Letaknya memang cukup tinggi, sehingga dari sini kita bisa melihat kota
Ureshino.

Masuk pintu gerbang kita akan disambut ninja penerima tamu. Mereka ramah
dan siap menjelaskan apapun yang kita ingin ketahui. Tiket masuknya
1000 yen untuk dewasa dan 500 yen untuk anak-anak. Di sini terdapat
banyak permainan dan pertunjukan yang menarik seperti melempar
senjata-senjata ninja, nonton pertunjukan aksi ninja, menggambar
keramik, dan berbagai permainan lainnya. Untuk setiap permainan
dikenakan biaya 500yen. Kalau kita berniat mencoba banyak permainan
sebaiknya mengunakan tiket sistem paket. harganya 2500yen untuk dewasa
dan 1800yen untuk anak-anak.

Setelah pintu gerbang, kita bisa melihat tempat para ninja ini latihan.
Di sini ada seorang master ninja. Waktu kami datang, dia menunjukkan
beberapa kebolehan yang menakjubkan seperti bermain dengan tongkat dan
katana. Permainan tongkat ini, dia memegang dua tongkat dan dengan dua
tongkat ini dia bisa bermain tongkat-tongkat yang lain seperti membuat
baling-baling dan rangkaian tongkat. Belum lagi permainan katana yang
sangat tajam. Dia mampu mengendalikan katana ini dengan sangat baik.

Berikutnya
adalah tempat permainan ninja yang berupa taman. Di sini banyak tempat
untuk naik-naik dan mencoba keberanian. Anak-anak akan betah di sini.
Aku mencoba naik dengan tambang dan naik rumah kayu. Naik rumah kayu ini
awalnya takut karena memang cukup tinggi, tetapi ini benar-benar
mengasyikkan.

Menyusuri
kampung ninja seakan-akan menyusuri masa lalu. Kampung jaman Edo yang
biasa kita saksikan dalam film-film samurai dan ninja. Wah, serasa main
di filmnya deh. Bagi yang ingin mencoba beberapa permainan seperti
mencoba senjata-senjata seperti lempengan bintang, panah dan katana,
silahkan mampir ke stan-stan permainan. Sayangnya karena itu berbayar,
aku tidak mencoba, hanya memegangi senjata-senjata itu sambil bertanya
tentang informasi setiap senjata ninja kepada yang menjaga stan. Ada
juga stan untuk menggambar di keramik, karena Ureshino adalah tempat
yang terkenal keramiknya di Saga setelah Arita.

Puncaknya
adalah di rumah pertunjukan ninja. Di sini kita bisa menyaksikan aksi
para ninja. Untuk masuk ke tempat ini kita harus membayar 500yen. Itupun
harus antri. Karena memang jadwal pertunjukkannya hanya sekali sehari,
atau dua kali sehari untuk hari-hari khusus. Bagi yang sudah menggunakan
tiket sistem paket ya tidak harus membayar lagi.
Tempat pertunjukannya berupa sebuah ruangan seperti theater dengan
panggung bertingkat. Di panggung ini terdapat beberapa pintu rahasia
tempat para ninja itu muncul. Bisa juga tiba-tiba ninja muncul dari
belakang. Mereka beraksi melakukan pertarungan dengan katana, menghilang
dan muncul di balik pintu rahasia, melakukan sulap menghilang dengan
kain dan masih banyak aksi yang lainnya. Seperti melihat film ninja
tetapi nyata.
Setelah pertunjukan mereka menyembunyikan lima shiruken, senjata yang
seperti bintang. Lalu para penonton dipersilahkan untuk mencari ke lima
shiruken itu. Namanya penonton, termasuk anak-anak, disuruh mencari-cari
kesana-kemari, tentu heboh. Yang mendapatkan senjata itu, akan
mendapatkan hadiah. Sementara yang lain sibuk mencari-cari, aku malah
mengajak ninja-ninja itu untuk photo bersama.

Selesai
pertunjukkan kami kembali menyusuri kampung ninja. Ada beberapa rumah
yang terbuka untuk umum. Di dalamnya kita bisa menyaksikan interior
rumah di jaman Edo. Kami masuk ke beberapa ruangan untuk merasakan
suasana jaman samurai dan ninja. Tentu saja sambil duduk-duduk sejenak
dan ngobrol ngalor ngidul tentang ninja.

Banyak
sekali situs yang tersedia di Hizen Yume Kaido untuk merasakan suasana
kampung ninja di Saga. Bagi yang suka souvenir, ada toko souvenir di
dekat pintu keluar. Bahkan ada souvenir gratis di pintu keluar asalkan
kita bisa menjawab beberapa pertanyaan ninja penjaga gerbang. Aku selalu
mendapatkan souvenir ini karena para ninja itu tahu aku orang asing.
Dan tidak lupa photo bareng ninja yang sangat “kawai” (imut-imut).

Akhir kata, bila main ke Saga, tidak lengkap rasanya bila tidak singgah
di kampung ninja Saga, Hizen Yume Kaido. Siapa tahu bisa bertemu dengan
kawan-kawannya Naruto disana.
Posting Komentar